Pembunuhan Al-Zawahiri dan Istri Potong Penis Suami, Disambung Lagi, Perkasa, Jadi Aktor Porno

Pembunuhan Al-Zawahiri dan Istri Potong Penis Suami, Disambung Lagi, Perkasa, Jadi Aktor Porno Dahlan Iskan

KABUL, BANGSAONLINE.com Pembunuhan politik makin canggih. Pemimpin tertinggi Al Qaeda, Ayman Al-Zawahri, dibunuh dengan pesawat tanpa awak jenis R9X yang juga disebut . Tapi benarkah Al Zawahiri terbunuh karena dibocorkan Taliban?

Lalu apa hubungannya dengan kasus istri memotong penis suami gara-gara dipaksa berhubungan seks? Lebih dramatis lagi, benarkah penisnya tersambung lagi, setelah si istri membuang potongannya di jalan raya? Yang lebih spektakuler, benarkah si suami kemudian tambah dan menjadi bintang film porno?

Tulisan wartawan kondang, Dahlan Iskan, kali ini memang sangat dramatis. Anda pasti penasaran.

Baca saja di HARIAN BANGSA pagi ini, Jumat 5 Agustus 2022. Atau Anda bisa baca di BANGSAONLINE di bawah ini. Selamat membaca: (PENGANTAR REDAKSI BANGSAONLINE).

MATAHARI sudah agak tinggi pada hari Minggu pagi jam 06.18 di Kabul. Di ibu kota Afghanistan itu, di awal Agustus seperti ini, matahari mulai terbit pada pukul 05.05.

Maka hebat sekali senjata pembunuh pemimpin tertinggi Al Qaeda, ini. Datangnya tidak terlihat. Suaranya tidak terdengar. Tanpa kilau pantulan cahaya pagi. Langsung saja: jleb! Senjata tajam itu masuk ke tubuh . Merobek-robeknya. Menewaskannya seketika.

Itulah sebabnya pesawat tanpa awak jenis R9X itu disebut juga Drone Ninja. Nama lainnya: senjata . adalah julukan yang diambil dari nama sebuah pisau istimewa. Pisau terkenal sebagai kisah sukses marketing di tahun 1980-an. Iklan pisau jadi bahan kajian di kelas-kelas marketing di tahun yang Anda belum lahir itu.

Begitu hebatnya iklan itu: pisau terjual 3 juta buah.

Pisau itu 4K: kecil, kuat, kaku, dan kajam. Kualitasnya dibuat seperti samurai Jepang. Hanya saja ini buatan Amerika. Pabriknya di Ohio. Sekarang pun masih tetap diproduksi. Di Arkansas. Di Tokopedia, pisau ditawarkan dengan harga Rp 40.000. Satu set berisi lima pisau.

Tentu bukan pisau itu benar yang dihunjamkan dari jarak jauh oleh Ninja ke tubuh . Pagi itu tokoh asli Mesir tersebut sedang berada di balkon. Di lantai dua. Di teras sebuah rumah yang mewah. Berjemur? Entahlah. Rumah itu menghadap ke timur. Matahari pagi terasa hangat di musim panas sekarang ini.

Rumah persembunyian itu berada di pusat keramaian. Di pusat ibukota, Kabul.

Umur sudah 71 tahun. Seumur saya. Saat terbunuh Minggu pagi lalu ia genap 10 tahun menjadi panglima tertinggi Al Qaeda. Yakni setelah Osama bin Laden terbunuh di tahun 2011. Osama disergap pasukan elite Amerika di tengah malam di sebuah rumah di Pakistan timur laut.

Waktu itu sudah ada pemikiran Osama juga akan diburu dengan . Tapi yang ada saat itu belum secanggih sekarang.

Drone R9X Hellfire, yang mengejar itu, baru diproduksi tahun 2017.

Tapi dari segi dramatisasi memang lebih dramatis saat penggerebekan Osama. Dramanya lebih seru. Sedang tewasnya terjadi dengan sangat sepi dan dingin. Tidak ada ledakan. Tidak ada kerusakan bangunan. Teras itu tetap utuh - -hanya sekarang, menurut CNN, ditutupi terpal warna hijau.

Anggota keluarga , di rumah itu, juga tidak ada yang terluka. Benar-benar seperti korban sniper.

Sebenarnya saya sudah berjanji tidak akan menulis peristiwa pembunuhan di luar negeri. Saya merasa seperti dicekal oleh pembaca Disway. Tapi kali ini saya bisa berdalih: toh kejadian tewasnya bukan akibat tembak-menembak. Tidak bisa disamakan dengan tembak-menembak di Tiga Durian Jakarta.

sendiri Anda sudah tahu: ia seorang dokter. Ahli bedah. Lulusan Universitas Cairo. Dari keluarga terpandang di Mesir. Kakeknya menjabat presiden universitas yang Anda juga sudah tahu: Al Azhar, Kairo.

Zawahiri radikal sejak muda. Ia dianggap terlibat gerakan yang membunuh Presiden Mesir Anwar Sadat. Ia kecewa Sadat berdamai dengan Israel. Padahal ia pernah memuja Sadat karena berani berperang melawan Israel. Ia lantas ke Afghanistan. Awalnya ikut berjuang melawan Russia, lalu berjuang melawan Amerika.

Lama tidak terdengar bersembunyi di mana, tiba-tiba diberitakan tewas di Kabul. Awalnya Amerika mengira bersembunyi di Pakistan. Di perbatasan dengan Afghanistan. Atau di Afghanistan yang berbatasan dengan Pakistan.

Mungkin juga belum lama di Kabul. Mungkin ia merasa aman bersembunyi di ibu kota Afghanistan. Taliban sudah kembali berkuasa. Amerika sudah hengkang dari sana sejak setahun lalu.

Ternyata bocor. Fatal. Sebagian kelompok mencurigai justru Taliban yang membocorkannya. Taliban memang sudah bertekad kali ini Afghanistan tidak mau lagi jadi sarang teroris asing.

Yang jelas Taliban juga tidak utuh satu. Tahun lalu tokoh Taliban, Bismillah Muhammad, diserang Taliban sendiri. Padahal ia penjabat menteri pertahanan kala itu.

Tempat persembunyian kali ini memang aneh. Sembunyi tapi di pusat kota. Ibu kota pula. Sembunyi tapi di rumah yang sangat mencolok. Rumah itu menghadap jalan raya. Begitu megahnya rumah itu sampai secara tidak resmi disebut ''Poppy Palace''. Istana Poppy.

Poppy adalah sebutan untuk bunga seksi yang menjadi bahan baku obat bius.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Viral, Paspampres Tembaki Drone Liar Saat Pembukaan PON XX Papua':