Dalam perkembangannya, lanjut Marwan, WBK berubah menjadi jujugan orang dari berbagai penjuru kota dan luar kota Surabaya yang tidak hanya sekedar berwisata, namun juga bisa datang untuk menikmati hasil petik panen buah sayuran dengan harga yang sangat terjangkau.
"Alhamdulillah, dengan harapan adanya WBK ini ekonomi masyarakat baik di Sumberan dan Pesapen bisa terdongkrak dan UMKM masyarakat bisa diberdayakan," kata pria 57 tahun itu.
Ia tak menampik jika Pemkot Surabaya melalui dinas-dinas terkait, DPRD dan DPRD RI sangat mendukung upaya pengembangan WBK. Bahkan, pemerintah daerah setempat siap membatu perluasan lahan sebagai destinasi wisata edukasi di Surabaya Barat.
"Untuk mewadahi pengelolaan, kita sudah bentuk sebuah Yayasan Sumberan Pesapen Jaya Makmur, kebetulan saya ketuanya, kurang lebih 40 orang yang sudah menjadi anggota telah melakukan pelatihan SDM dan kita dimandatin juga ijin dalam pengelolaan lahannya," tuturnya.










