Ringkasan Berita
- PDIP Surabaya menggelar Haul Bung Karno dengan melibatkan ribuan kader dari berbagai tingkat, termasuk Generasi Z, sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026.
- Pimpinan PDIP menilai maraknya narasi yang memutarbalikkan sejarah Bung Karno di media sosial sebagai bentuk 'desukarnoisasi' yang menjadi ancaman serius bagi pemahaman generasi muda.
- Kader Gen Z didorong untuk aktif memproduksi konten positif di media sosial guna meluruskan informasi sejarah dan melawan upaya pengaburan fakta tentang Bung Karno.
- Para pembicara menekankan pentingnya mewarisi semangat dan gagasan Bung Karno, seperti Marhaenisme dan Trisakti, yang dinilai tetap relevan untuk menghadapi tantangan bangsa.
- Acara menekankan nuansa kebangsaan dan toleransi dengan doa lintas agama, serta menyerukan kerja nyata kader di tengah masyarakat sebagai kekuatan partai.
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - PDI Perjuangan (PDIP) menyoroti maraknya narasi yang dinilai memutarbalikkan sejarah Bung Karno di media sosial saat peringatan Haul Bung Karno yang digelar di Kantor DPC PDIP Surabaya, Minggu (21/6/2026) malam.










