Suasana pertunjukan tari kolosal di Sendange Tirto Kamandanu. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Kediri mendukung pelestarian seni tradisional melalui pertunjukan kolosal. Seperti cerita panji yang ditampilkan pada Kediri Art Performance dan digelar di Sendang Tirto Kamandanu, Rabu (14/12/2022) malam.
Pertunjukan bertajuk 'Mbarang Jantur' ini dikemas secara apik dengan mengolaborasikan kelompok kesenian ketoprak, tari, karawitan, dan barong. Selain memberi hiburan, kegiatan ini juga sekaligus menjadi media untuk melestarikan dan mengenalkan kembali kesenian ketoprak yang sudah jarang dipentaskan, terutama pada generasi muda.
BACA JUGA:
- PDIP Kabupaten Kediri Gelar Baksos di CFD SLG, Ratusan Warga Manfaatkan Layanan Gratis
- Didampingi Walkot Vinanda, Menteri PPPA Apresiasi KWT Flamboyan Kota Kediri
- Haul Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Ajak Gen Z dan Ojol Teladani Semangat Perjuangan
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
"Ini selaras dengan visi misi Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana) dalam pengembangan seni budaya di Kabupaten Kediri," kata Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo.
Ia mengatakan bahwa selain ditampilkan di panggung terbuka, kolaborasi seni tradisional itu secara visual berbeda dengan pertunjukan dahulu, karena gaya panggung telah ditunjang dengan bantuan teknologi, seperti dukungan tata cahaya maupun efek smoke atau asap.
Adi berharap, dukungan efek-efek itu dapat lebih menarik perhatian penonton dari kalangan muda, tanpa mengurangi keindahan cerita yang dibawakan. Pertunjukan kolosal malam itu mengangkat kisah Dewi Galuh Candra Kirana dengan Raden Inu Kertapati.
Menurut dia, pemilihan tempat pertunjukan kolosal yang berlokasi Sendang Tirto Kamandanu itu diharapkan lebih mengenalkan tempat wisata kepada masyarakat luas. Ia mengaku beberapa kali pertunjukan kesenian tradisional di Kabupaten Kediri digelar di tempat wisata, termasuk di Candi Tegowangi.
Hal itu sebagai bentuk dukungan bupati untuk memajukan tempat wisata yang ada di Kabupaten Kediri. Bahkan, menghadapi beroperasinya bandara Kediri, potensi kepariwisataan berbasis kearifan lokal saat ini terus digenjot untuk dioptimalkan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




