Suasana nobar di Ponpes Alfalah Shiddiqiyyah pada babak kedua. Penonton banyak yang pulang karena Prancis tertinggal 0-2 dari Argentina.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Keluarga Besar Ponpes Alfalah Shiddiqiyyah, Gajahbendo, Kecamatan Beji, Pasuruan, menggelar check up gratis sekaligus nonton bareng final piala dunia antara Argentina Vs Prancis, Minggu (19/12/2022) malam.
Ada ratusan warga yang menghadiri nonton bareng tersebut. Terdiri dari berbagai komunitas bikers, TNI, dan Polri.
BACA JUGA:
- 5 Pertandingan Paling Bersejarah Tim Nasional Asal Asia dalam Turnamen Sepak Bola Bergengsi
- 2 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Pasuruan ini Ditemukan Tewas
- PDI Perjuangan Kota Pasuruan Targetkan 6 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
- Dugaan Kejanggalan Pengadaan Ambulans Desa Tamansari Pasuruan, Selisih Rp195 Juta Disorot LSM
Namun, jumlah itu menyusut tinggal puluhan orang di paruh babak kedua. Penyebabnya, mereka kecewa karena Prancis tertinggal 0-2 dari Argentina.
Apalagi di sela-sela pertandingan babak pertama, terdapat insiden di mana tiba-tiba layar lebar mati. "Gara-gara Prancis kalah ini, akhire (layar) mati," celetuk salah satu penonton.
Pengasuh Pesantren Alfalah KH. Jazuli Sya'roni pun mengamini hal tersebut.
"Wah, iki gara-gara Prancis kalah, layare mati. Nangdi operatore? (Gara-gara Prancis kalah ini, layarnya mati, ke mana operatornya)," tanya Kiai Jazuli seraya meminta segera diperbaiki, karena pertandingan kian memanas.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




