Dalam Jumat Curhat tersebut, Kapolres Ngawi itu, nampak mendengarkan persoalan yang terjadi di masyarakat.
"Kami mendengarkan permasalahan atau curahan masyarakat dan kalau bisa kami berikan solusi. Bila permasalahan yang diutarakan di luar kewenangan kepolisian, akan kami sampaikan kepada pihak yang berwenang, entah itu Pemkab, DPRD, Kejaksaan, Pengadilan, dan instansi lainnya yang ada di Ngawi,” tuturnya.
Yang menariknya dalam Jumat Curhat tersebut, ada salah satu pertanyaan yang dilontarkan oleh Ridwan (40), terkait adanya kriminalitas yang ada di sosial media (medsos). Sebab, ia pernah mengalami penipuan melalui medsos.
"Saya pernah mengalami pak, ada yang menghubungi bahwa dapat hadiah dan minta ditransfer sejumlah uang. Bagaimana caranya tahu itu bukan penipuan?" tanya Ridwan pada Kapolres Ngawi.










