Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar di acara Hari Lansia Nasional ke-27. Foto: Ist
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abdullah Abu Bakar memperingati Hari Lansia Nasional ke-27 bersama lansia se-Kota Kediri, Jumat (12/5/2023). Bertempat di Taman Sekartaji, peringatan hari lansia diisi dengan senam bersama, materi kesehatan, dan juga pembagian doorprize.
"Hebat dan luar biasa lansia Kota Kediri. Semangatnya sungguh luar biasa. Mungkin ini salah satu indikator Kota Kediri jadi kota paling bahagia. Saya senang hari ini bisa datang ke acara ini," ujarnya.
BACA JUGA:
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Sidak Timpora di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
- Di Pembekalan Pra-Purnatugas ASN, Wali Kota Kediri: Waspadai Penipuan Digital
Istri Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar ini mengatakan Pemerintah Kota Kediri memiliki berbagai program untuk lansia. Antara lain, monitoringkKesehatan para lansia melalui posyandu lansia.
Ada pula pemberian makanan tambahan (PMT) bagi lansia. Tahun depan juga akan ada puskesmas dan rumah sakit ramah lansia. Di mana akan ada prioritas layanan bagi lansia, sehingga mereka tidak perlu mengantre.
"Jadi kesehatan lansia ini sangat diperhatikan. Bahkan kesehatan para lansia ini sudah dimonitor dari tingkat bawah," ungkapnya.
Wanita yang akrab disapa Bunda Fey ini menambahkan lansia-lansia di Kota Kediri harus bahagia. Sebab lansia ini hanya membutuhkan dua hal, yakni sehat dan bahagia. Maka dari itu, di setiap kelurahan juga ada kegiatan senam bersama. Di mana kegiatan ini banyak diikuti lansia.
"Kalau dua hal itu sudah dirasakan, maka mereka tidak sakit. Itu sangat bagus untuk negara. Mereka tidak menjadi beban negara," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima menjelaskan berdasar data yang ada di posyandu lansia, 80-90 persen lansia di Kota Kediri masih aktif. Di pos binaan terpadu (posbindu) lansia juga aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular. Pemerintah Kota Kediri pun juga memberikan wadah bagi lansia dengan berbagai kegiatan.
"Alhamdulillah, lansia di Kota Kediri masih aktif. Sekitar 80-90 persen lah persentasenya," jelasnya. (uji/git)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




