Polisi melakukan olah TKP di salah satu lokasi trafo milik PLN yang hilang.
TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak lima trafo yang menjadi sumber pasokan listrik untuk masyarakat Kabupaten Tulungagung dilaporkan hilang akibat dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Kejadian ini menyebabkan sejumlah titik mengalami pemadaman listrik. Hal ini diungkapkan oleh Manajer PLN ULP Tulungagung, Resma Dwida Pantri.
BACA JUGA:
- BPJS Satu dan PIPP Jadi Andalan Peserta JKN saat Jalani Perawatan di Rumah Sakit
- Jasad Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengenaskan di Pantai Cemoro Sewu Tulungagung
- Ditegur saat Masuk Kolam Pancing, Pria di Tulungagung Bacok Pemancing Pakai Sabit
- Misteri ‘Red Painted Skeleton’ Tulungagung Terungkap, Fosilnya Disimpan di Belanda
"Kita terima informasi dari pelanggan yang mati lampu sejak dini hari. Kemudian kita cek di lapangan, rupanya ada pemotongan kabel ini," kata Resma, Selasa (30/05/2023).
Kelima trafo yang hilang tersebut terletak di empat lokasi jalan nasional. Salah satunya berada di Jl. Pahlawan Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Sedangkan satu lagi terletak di wilayah Ngadiluwih, masuk kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.
"Empat lokasi ini semua ada di pinggir jalan nasional, ada 1 lokasi di wilayah Ngadiluwih masuk Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, kemudian 4 lokasi lainnya ada di Tulungagung," paparnya.

Sebagimana diketahui, trafo adalah komponen yang memiliki peran penting dalam proses pendistribusian tenaga listrik dari PLN ke jaringan masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




