Pedagang Sayur Keliling di Tulungagung Tertembak Senapan Angin, Begini Kronologinya

TULUNGAGUNG,BANGSAONLINE.com - Seorang pedagang sayur keliling berinisial AS (43), warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, tertembak senapan angin pada Rabu (29/7/2026).

Pelaku penembakan diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sehingga penyelesaian perkara ditempuh secara kekeluargaan.

Kapolsek Sumbergempol AKP Moch. Anshori mengatakan, pelaku berinisial MJ (44), warga Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah warung kopi di Desa Bukur saat korban selesai berjualan sayur keliling dan berhenti untuk beristirahat.

Saat itu, korban melihat pelaku yang tinggal di sekitar warung kopi sedang mengamuk sambil melempari warung dengan batu.

Melihat kondisi tersebut, korban memutuskan berdiri dan hendak meninggalkan lokasi untuk menghindari amukan pelaku.

"Saat korban berdiri, tanpa disadari jika paha kaki kanannya mengeluarkan darah dan mulai terasa nyeri," kata AKP Moch. Anshori, Sabtu (1/8/2026).

Mengetahui kakinya berdarah, korban kemudian meminta bantuan warga setempat untuk memeriksa luka yang dialaminya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan luka pada paha kanan korban diduga disebabkan peluru senapan angin yang dibawa pelaku.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan personel Polsek Sumbergempol agar korban segera dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah korban dievakuasi untuk menjalani perawatan, petugas kemudian mengamankan pelaku yang diduga menembakkan senapan angin tersebut.

"Korban sempat meminta tolong warga untuk melihat luka pada paha kanannya, ternyata akibat peluru senapan angin. Saat petugas kami tiba, korban segera dievakuasi dan pelaku diamankan," ungkapnya.

Setelah pelaku diamankan, petugas memeriksa sejumlah saksi yang menyatakan pelaku merupakan ODGJ sehingga perkara diselesaikan secara kekeluargaan, sementara keluarga pelaku berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan korban.

"Kami berhasil mengamankan barang bukti berupa senapan angin dan dua buah batu. Sedangkan pelaku dalam perawatan tenaga kesehatan," pungkasnya.