Pj Wali Kota Kediri, Zanariah.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Inflasi year on year (yoy) Kota Kediri 2023 berada di angka 2,64 persen berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) setempat. Sedangkan untuk inflasi Desember (month to month) 2023 sebesar 0,17 persen.
Secara yoy, inflasi Kota Kediri 2,64 persen masih sedikit lebih tinggi dari inflasi Nasional 2,61 persen, tapi masih di bawah inflasi Jawa Timur yang sebesar 2,92 persen. Pencapaian itu telah memenuhi target inflasi yang telah ditetapkan yaitu sebesar 3±1 persen, yang mana secara mtm inflasi Kota Kediri menempati posisi sebagai inflasi terendah di Jawa Timur.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Gandeng Kejari Kota Kediri Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha Peserta JKN
- Ada Car Free Night di Kota, Penumpang KA Diminta Antisipasi Perubahan Akses ke Stasiun Kediri
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, mengatakan bahwa torehan ini menunjukkan berbagai program atau kegiatan dalam pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru berdampak positif terhadap inflasi di Kota Tahu.
"Pertama, Pemerintah Kota Kediri bersama TPID dan stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi, evaluasi hingga high level meeting mengenai pengendalian inflasi di Kota Kediri, termasuk membahas berbagai komoditas yang mendominasi sebagai penyumbang inflasi. Ada pula kegiatan capacity building," ujarnya.
“Koordinasi terus kita bangun dalam mengendalikan inflasi. Kami membahas dan mencari solusi mengenai hal-hal yang dapat mempengaruhi inflasi di Kota Kediri. Kita jaga agar inflasi tetap terkendali," imbuhnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa TPID Kota Kediri bersama stakeholder terkait juga melakukan sosialisasi terhadap masyarakat melalui berbagai media dengan harapan, publik mengetahui ketersediaan komoditas serta mengajak mereka untuk bijak dalam berbelanja.
"Informasi terus kita berikan agar ketika terjadi kenaikan harga masyarakat tidak panik. Serta masyarakat bisa bijak dalam berbelanja khususnya pada momen Natal dan Tahun Baru kemarin," paparnya.
Dalam mengendalikan inflasi, kata Zanariah, juga dilakukan operasi pasar dan gerakan pangan murah yang bertujuan untuk menekan harga-harga di pasar agar stabil. Dengan demikian, masyarakat dapat menjangkaunya.
"Kegiatan pasar murah ini digelar di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Kediri. Komoditas yang dijual adalah komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




