Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat mengangkat bungkusan kerupuk. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Saat menginap di rumah salah satu warga di Desa/Kecamatan Kras, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyempatkan diri untuk berkunjung ke pabrik kerupuk impala di desa setempat.
Dalam kunjungan yang dilakukan tengah malam itu, pimpinan daerah yang akrab disapa Mas Dhito ini berbincang dengan Galih Andri Febianto, pemilik pabrik kerupuk. Dari pantauan di lapangan, bupati tiba di pabrik pada Selasa (13/2/2024) sekira pukul 00.10 WIB dan didampingi Camat Kras, Jiwo.
BACA JUGA:
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Sidak Timpora di Ponpes Wali Barokah Kediri, Seluruh Dokumen Santri Asing Dinyatakan Lengkap
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
- Kebakaran Kandang Ayam di Kediri, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito, mendorong agar pabrik kerupuk yang dikunjungi bisa mengurus perizinan BPOM dalam rangka meningkatkan nilai jual, “Malam ini saya berkunjung ke pabrik kerupuk, dan saya dorong untuk mengurus BPOM nya supaya harganya bisa tinggi dan untungnya juga tinggi.“
Diketahui, pabrik kerupuk yang dikenal dengan kecerahan warnanya itu bisa menghasilkan 7-8 ton per hari, di mana jumlah ini diproduksi oleh sekitar 90 karyawan yang mayoritas berasal dari Desa Kras.
Menurut bupati, kunjungan ke pabrik di tengah malam merupakan rangkaian menginap di rumah warga. Di sore hari, ia mengaku juga menyempatkan untuk menemui warganya yang tengah melakukan rutinitas.
Pun demikian, selepas maghrib warga di sekitar rumah Purwanik yang mengetahui kedatangan bupati muda berkacamata ini juga berbondong-bondong untuk dapat bertemu dan sekadar bersantai bersama di rumah berpagar hitam itu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




