"Di dalam rumahnya ada tumpukan kaleng, tas-tas isinya uang kertas. Di kaleng ada uang logam. Kalengnya ada 50-an lebih. Mulai dilakukan penghitungan oleh saudaranya sama ketua RT setempat. Jumlah pastinya belum diketahui, karena sampai saat ini masih dihitung. Sudah mencapai ratusan juta. Insya Allah lebih Rp200 juta," paparnya.
Diceritakan, awalnya tidak ada yang mengetahui apabila Mbah Roisah memiliki harta kekayaan dalam jumlah besar. Sebab, rumahnya selalu dalam kondisi kosong ditinggal pergi mengemis di sekitar Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.
"Di dalam rumah itu kan kosong, karena dia sendiri yang tinggal. Rumah itu tidak pernah dikunjungi tetangga. Tetapi KTP-nya dan asli warga Dukuh," kata Manon.
Mbah Roisah, mulai mengemis setelah bercerai dari suaminya. Dia memiliki satu orang anak perempuan yang kini tinggal di Udanawu, Blitar. Tetapi sudah berpisah dengan sang putri sejak baru lahir.










