Dasri mengungkapkan, abrasi laut yang terjadi saat ini adalah yang terparah. Karena itu, pemerintah besa berupaya mengalokasikan anggaran dana desa (ADD) guna mencegah kerugian yang lebih besar.
Menurutnya, sejak tahun 2020, 2021, 2022, 2023, dan hingga saat ini, pemdes berupaya mengucurkan dana anggaran khusus untuk pembangunan dinding tanggul laut.
"Pembangunan itu dilakukan secara bertahap dan melalui proses yang cukup sulit," katanya.
Dasri berharap dinding tanggul laut yang dibangun dapat menjaga keamanan permukiman warga pesisir. Sehingga, mereka dapat terlindungi dari hantaman ombak saat cuaca ekstrem.










