KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pj Wali Kota Kediri Zanariah menjadi inspektur upacara untuk memperingati Hari Bumi sekaligus Hari Air Dunia di Daerah Aliran Sungai Brantas, Sabtu (27/4/2024).
Usai memimpin upacara, Pj. Wali Kota lalu ikut naik perahu karet untuk menyusuri Sungai Brantas. Pada kesempatan itu, Zanariah ikut menebar benih ikan lokal.
Baca Juga: Pimpin Forum Komunikasi RKPD 2026, Pj Wali Kota Kediri Beri Arahan ini
Selain menebar benih ikan, dia juga menanam pohon dan mengikuti kerja bakti bersih sungai oleh ratusan relawan.
"Kita berusaha mengoptimalkan ruang terbuka hijau ini untuk hal-hal positif masyarakat. Saya berharap acara ini tidak hanya dilihat sebagai satu kegiatan belaka. Tetapi awal dari perubahan baik yang lebih besar," ujarnya.
Pj Wali Kota Kediri bangga melihat partisipasi luar biasa dari semua elemen masyarakat. Hal ini menujukkan bahwa Kota Kediri memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga keindahan alam.
Baca Juga: Sosialisasikan Penertiban PKL Jalan Dhoho, Pemkot Kediri Dirikan Posko Pemantauan
Diharapkan komitmen ini bisa ditularkan di lingkungan sekitar. Bisa dimulai dari kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, tidak memakai setrum, racun, ataupun bom ikan di sungai, serta aktif menjaga aliran air tetap bersih.
Zanariah mengingatkan sungai yang mengalir di tengah Kota Kediri ini merupakan sumber kehidupan bagi banyak makhluk. Sebagai masyarakat, sudah menjadi tanggung jawab untuk menjaganya tetap bersih dan sehat.
Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan ini bukan hanya tentang membersihkan sampah fisik dan sungai, tetapi tentang merawat kesadaran dalam menjaga lingkungan.
Baca Juga: Tingkat Gemar Membaca Kota Kediri Peringkat 2 di Provinsi Jawa Timur, Pj Zanariah Beri Apresiasi
Setiap sampah yang diangkat dari sungai adalah langkah kecil menuju pada lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.
"Seiring dengan musim penghujan, semoga upaya hari ini dapat mengurangi risiko terjadinya banjir dan kemungkinan dampak bencana lain di sekitar Sungai Brantas. Mudah-mudahan benih ikan yang kita tebar dapat menjaga keseimbangan ekosistem sungai dan bermanfaat. Jadi jangan langsung ditangkap setelah ditebar, biarkan tumbuh besar," imbuhnya.
Pada kesempatan ini, juga diserahkan penghargaan Lencana Satya Pancawarsa dari Kwarda Jatim Pj Wali Kota Kediri. Penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh Kepramukaan Kota Kediri atas dedikasinya membina pramuka di Kediri, khususnya dalam penerapan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang salah satu dharmanya menjaga ekosistem alam serta kepedulian menjaga lingkungan.
Baca Juga: Ukur Capaian Implementasi Reformasi Birokrasi, Pemkot Kediri Gelar Desk Evaluasi Triwulan IV
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Indun Munawaroh, menjelaskan jika acara ini digelar untuk memperkuat daerah aliran Sungai Brantas Kota Kediri dalam menghadapi ancaman bencana alam.
"Untuk itu, beragam bibit pohon yang ditanam di Sungai Brantas ini adalah tanaman yang punya akar kuat. Seperti bibit pohon buni, jati belanda, mundu, ketepeng, beringin, kluwak, gayam karet kebo, asam, dan kayu lanang," kata Indun.
Selain melakukan penanaman pohon, juga dilaksanakan kegiatan susur sungai dan pelepasan benih ikan di Sungai Brantas Kota Kediri. (uji/ns)
Baca Juga: Dewan Setujui Perubahan Status Perumda BPR Bank Kota Kediri Jadi Perseroda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News