Peserta festival saat menampilkan aksi jaran kencer atau jaran kencak di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) menggelar Festival Jaran Serek atau biasa disebut Jaran Kencak di Lapangan Giling, Minggu (19/05/2024).
Festival yang start dari Lapangan Giling hingga finish di depan Labang Mesem Keraton Sumenep tersebut menjadi pusat perhatian warga yang menyaksikan di sepanjang jalan.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Dewi Khalifah, mengatakan festival ini bertujuan mengajak semua elemen untuk tidak melupakan seni dan budaya sehingga tidak punah dan terkikis oleh zaman.
"Tujuan pemerintah dan elemen masyarakat membangun komitmen untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya itu seiring kemajuan ilmu dan teknologi," terang wabup di sela-sela melepas peserta festival jaran serek di Lapangan Giling, Minggu (19/05/2024).
Kegiatan ini, lanjut Wabup Dewi, juga sebagai media edukasi kepada generasi muda terkait seni dan budaya leluhur masyarakat. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat termotivasi untuk melestarikannya, baik dalam bentuk lomba, festival, termasuk pagelaran seni dan budaya yang lain.
"Nah, jika kesenian dan kebudayaan kita tidak berinovasi dan berkreasi, jangan harap budaya dan seni masyarakat Sumenep bisa langgeng dan bertahan di masa mendatang. Jadi perlu berinovasi dan berkreasi untuk mempertahankan dan melestarikannya," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




