Dari Bupati hingga Lurah di Kabupaten Mojokerto Teken Pakta Integritas Antikorupsi

“Buktinya mulai dari MCP. Setiap tahun kita tetapkan target MCP kita. Dan ini kita komitmenkan, dan setiap berkala melalui monitoring Inspektorat kita lakukan pemenuhan MCP yang di upload sambil menunggu verifikasi sampai akhir. Untuk MCP kita yakni 94,25 persen. Dan ini tipis perbedaannya, kita ada di peringkat 7 dari 39 di Provinsi Jatim,” paparnya.

Selain itu, ada perangkat yang menjadi komitmen dalam melakukan pencegahan korupsi, yaitu bagaimana mendapatkan satu bentuk nilai yang cukup dalam mendapatkan nilai integritas atau SPI, dan indeks yang diperoleh naik menjadi 77,30 dari 74,00.

“Kita juga melakukan antisipasi untuk peluang terjadinya KKN. Jadi pada proses mutasi promosi jabatan. Bagaimana merit system kita semakin baik. Nilai kita baik, 300 lebih, tinggal beberapa angka lagi kita sangat baik. Itu adalah upaya kita dan itu tidak mudah,” ucap Ikfina.

"Di sisi lain adalah transparansi dalam pengelolaan anggaran dan bisnis. Kita mengupayakan SPBE kita berjalan dengan baik. Diawal 2020 kita mendapatkan kita mendapatkan indeks SPBE 1,5 dan di 2023 kita mendapatkan 3,5 sekian. Artinya terjadi peningkatan yang signifikan. Bagaimana upaya kita mencegah terjadinya korupsi," imbuhnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: