Terus Turunkan Stunting, Pj Gubernur Adhy Ajak Seluruh Kepala Daerah Intensif Lakukan Intervensi

"Alhamdulillah angka harapan hidup di Jatim sejak 2019 hingga 2023 terus mengalami peningkatan. Di mana tahun 2019 sebesar 71,30 tahun dan 2023 naik menjadi 72,11 tahun. Selain angka harapan hidup, prevalensi stunting di Jatim juga mengalami penurunan hingga 1,5 persen. Di mana tahun 2022, angka prevalensi stunting Jatim sebesar 19,2 persen, dan tahun 2023 turun menjadi 17,7 persen," ujar Pj Gubernur Adhy.

"Stunting di Jatim lebih rendah dari nasional. Angka nasional 21,5 persen, sementara di Jatim 17,7 persen di tahun 2023. Dan akhir tahun 2024, target kita 14 persen," terangnya.

"Saya berharap kita terus melakukan terobosan-terobosan baru sekaligus memperkuat program-program yang ada. Dan itu harus dilakukan mulai dari level desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi," tambah Adhy.

Ia juga menyinggung terkait beberapa isu kesehatan lainnya seperti Universal Health Coverage (UHC). Adhy menyebut, sampai dengan bulan Juli tahun 2024 sebanyak 27 kabupaten/kota telah UHC dan 93,82% penduduk di Jawa Timur telah tercover dalam jaminan kesehatan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: