“Biaya sekolah yang tinggi membuat beberapa anak putus sekolah,” keluh seorang warga.
Ning Ais menegaskan bakal menyelidiki isu yang diterima, mengingat sekolah negeri tingkat SMA/SMK di Surabaya pernah gratis.
“Dulu sekolah SMA di Surabaya gratis, kenapa sekarang tidak? Ini PR kita bersama,” katanya.
Dalam menanggapi masalah pendidikan, kandidat doktor di Universitas Airlangga ini menekankan program 'Gaji DPRD Untuk Rakyat' sebagai solusi sementara. Program ini memberikan bantuan finansial untuk kebutuhan pendidikan atau kesehatan.










