AKBP Febri Isman Jaya, Kapolres Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Operasi Lilin Semeru 2024 yang digelar Polres Bangkalan selama 13 hari berhasil mengamankan 16 motor.
AKBP Febri Isman Jaya, Kapolres Bangkalan, menyebut ada penurunan jumlah pelanggaran dalam operasi kali ini dibandingkan dengan tahun lalu.
BACA JUGA:
- Jelang Iduladha, Pasar Tumpah dan Jual Beli Kurban Picu Macet Parah di Blega dan Patemon Bangkalan
- Tidur di Masjid Jadi Petunjuk, Pencuri Laptop Mahasiswa UTM Dibekuk Polres Bangkalan
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- ABK Kapal Kargo Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Bangkalan
Menurutnya, penurunan jumlah pelanggaran tersebut menandakan bahwa kesadaran lalu lintas masyarakat telah meningkat.
"Saat jumlah pelanggarannya menurun, berarti tingkat kesadaran keselamatan dalam berkendara mulai naik," ujar Febri, Rabu (1/1/2025).
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Diyon Fitrianto, menambahkan bahwa sebanyak 16 motor itu berasal dari berbagai pelanggaran. Mulai dari pengendara di bawah umur, tidak mempunyai SIM, serta penggunaan knalpot brong.
"Rata-rata menggunakan knalpot brong. Beberapa dari mereka menggunakan knalpot brong untuk tahun baru dan kami amankan," kata Diyon.
Adapun untuk motor yang telah diamankan, pemilik bisa mengambilnya ke Mapolres Bangkalan dengan membawa surat dan kelengkapan kendaraan.
Namun, bagi pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot brong diwajibkan mengganti knalpotnya sesuai standar motor.
"Pemilik bisa datang membawa surat-surat lengkap dan knalpot harus dikembalikan ke bentuk standar. Bagi pelanggar di bawah umur pengambilannya harus bersama orang tuanya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




