Bus Alami Laka Karambol di Akses Suramadu Bangkalan, Dua Pemotor Tewas Usai Terseret 200 Meter

Ringkasan Berita
  • Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Akses Suramadu, Bangkalan, melibatkan lima kendaraan (bus, sepeda motor, mobil Avanza, dan dua truk) dan menewaskan dua pengendara sepeda motor.
  • Korban tewas adalah pengendara dan penumpang motor Honda Vario yang terseret sekitar 200 meter dan meninggal di tempat kejadian, sementara lima penumpang Avanza mengalami luka ringan.
  • Insiden terjadi Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Desa Burneh, Kecamatan Burneh, dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta.
  • Bus Mandala Putra dikemudikan Abdus Salim diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun yang masih dalam penyelidikan polisi untuk mengetahui penyebab pastinya.
  • Polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban luka ke puskesmas terdekat untuk perawatan lebih lanjut.

BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan di Jalan Raya Akses Suramadu, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, menewaskan dua orang pengendara sepeda motor.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Ahmad Jauhari menjelaskan, kecelakaan bermula saat bus Mandala Putra yang dikemudikan Abdus Salim menabrak sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Misraji yang berboncengan dengan Umrati.

“Benturan berlanjut mengenai Toyota Avanza, Mitsubishi Truck, dan truk Fuso yang berada di depannya,” ujarnya.

Insiden tersebut melibatkan lima kendaraan, yakni bus Mandala Putra, sepeda motor Honda Vario, Toyota Avanza, Mitsubishi Truck, dan truk Fuso.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor beserta penumpangnya yang merupakan warga Banyuates, Kabupaten Sampang, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terseret sekitar 200 meter.

“Sementara lima orang penumpang Toyota Avanza mengalami luka ringan, seluruhnya warga Jember, untuk lima kendaraan yang terlibat laka beruntun mengalami kerusakan,” ujarnya.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5 juta. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban luka ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ungkapnya. (van)