Ilustrasi. Foto: Freepik
Aroma khas padi atau pandan menandakan beras asli, sedangkan beras palsu bisa berbau kimia atau tak beraroma.
- Bentuk butiran tak seragam dan mudah hancur
Beras asli memiliki bentuk utuh dan alami. Jika banyak patahan, waspadai campuran kualitas rendah.
- Hasil masakan nasi berbeda
Beras asli menghasilkan nasi yang pulen dan harum. Nasi yang cepat mengeras atau terlalu lembek bisa menjadi tanda oplosan.
- Tidak gosong saat dibakar
Uji sederhana dengan membakar beberapa butir. Beras asli akan menghitam, bukan meleleh atau mengeluarkan bau plastik.
- Kemasan tidak rapi dan tanpa label jelas
Periksa kemasan, pastikan ada izin edar, tanggal kedaluwarsa, dan kondisi kemasan tidak rusak.
- Harga terlalu murah dari pasaran
Harga yang sangat rendah bisa mengindikasikan pemalsuan. Beras premium tidak dijual murah.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat melaporkan dugaan beras oplosan ke dinas pangan atau instansi berwenang. Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergiur dengan harga murah, dan memprioritaskan keamanan pangan demi kesehatan keluarga. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




