Mahasiswa Malaysia Belajar Permainan Tradisional di UNP Kediri

Mahasiswa Malaysia Belajar Permainan Tradisional di UNP Kediri Dosen dan mahasiswa UNP saat memperagakan permainan Keronjang. (Ist).

Salah satu dosen penggagas inovasi, Abdian Asgi Sukmana, menambahkan Keronjang merupakan hasil pengembangan dari permainan sepak takraw.

“Permainan ini kami buat agar lebih mudah dimainkan anak-anak. Aturannya sederhana dan fleksibel, sehingga bisa diterapkan di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Apresiasi juga datang dari dosen IPG Sultan Mizan Malaysia, Puan Rehan binti Mustafa. Ia menilai kreativitas mahasiswa UNP Kediri mampu membuat permainan tradisional lebih adaptif dengan kebutuhan zaman.

“Permainan ini sangat menarik karena dimodifikasi sehingga sesuai dengan anak-anak dan masyarakat. Banyak kesamaan antara permainan tradisional Indonesia dan Malaysia,” katanya.

Menurut Rehan, program pertukaran pengalaman ini sejalan dengan agenda kerja sama akademik kedua kampus. 

“Kedua kampus menjalankan program ini untuk memperkuat kerja sama akademik sekaligus merealisasikan pertukaran budaya dan pendidikan,” tuturnya.

Hal senada disampaikan mahasiswa IPG Sultan Mizan, Muhammad Syafiq bin Syarifudin. Ia menilai permainan hasil inovasi mahasiswa UNP Kediri layak dikembangkan di Malaysia.

“Konsepnya mirip dengan olahraga di Malaysia, hanya berbeda dari segi peraturan dan istilah nama. Kalau dipahami aturannya, permainan ini aman dan menyenangkan,” ucapnya.

Syafiq mengaku larut dalam suasana riang saat mencoba permainan bersama mahasiswa UNP Kediri. "Menurut saya, yang paling menarik adalah BoBoinan dan Baloga,” tutup Syafiq. (uji/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO