Salah satu anggota GMNI Bangkalan berteriak meminta Lukman segera meninggalkan lingkaran. Ia menegaskan, kehadiran bupati tidak sesuai dengan kesepakatan awal aksi.
"Bupati tidak diundang dan tidak termasuk dalam kesepakatan aksi. Kami minta beliau keluar," ujar salah satu peserta aksi dari GMNI.
Desakan serupa juga disuarakan mahasiswa lainnya. Karena desakan massa semakin kuat, Bupati Lukman akhirnya meninggalkan lokasi dengan berjalan menuju mobil dinasnya.
Setelah bupati keluar, situasi berangsur kondusif. Namun tak berselang lama, GMNI dan HMI justru memilih menarik diri dari aksi dan meninggalkan halaman Gedung DPRD Bangkalan.










