Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Baznas menjadi langkah nyata mempercepat pemulihan pascabencana, terutama dalam memperbaiki rumah warga agar mereka kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
“Karena itulah, Baznas Jawa Timur yang menggulirkan bantuan tentu memiliki peran strategis dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana, mengingat banyak rumah warga yang mengalami kerusakan, mulai kategori ringan hingga berat,” jelasnya.
Baznas Jawa Timur menyatakan kesiapan menyalurkan dana sebesar Rp200 juta untuk memperbaiki 10 rumah warga yang rusak di wilayah terdampak gempa di Pulau Sapudi.
“Bantuan Baznas Jawa Timur sebesar dua ratus juta rupiah untuk membantu satu rumah sebesar dua puluh juta rupiah. Inilah semangat gotong royong yang menjadi kekuatan Jawa Timur,” terangnya.










