Salah satu saksi mata, Rifki (30), karyawan showroom mobil di area parkir lantai G, mengungkapkan kejanggalan sebelum penggerebekan.
“Sabtu siang itu parkiran hotel Midtown penuh dengan mobil mewah, sementara showroom saya sepi. Biasanya tidak seperti itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2025).
Kecurigaan terjawab saat ia kembali bekerja keesokan harinya.
“Teman saya dari resepsionis hotel bilang, jumlah mobil mewah yang parkir tidak sebanding dengan jumlah reservasi kamar. Malam harinya terjadi penggerebekan pesta pria gay,” cetusnya.










