Ia menambahkan, kegiatan semacam ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memperkuat karakter dan daya pikir masyarakat. Festival literasi juga menjadi wadah bagi pelajar dan masyarakat untuk berkreasi serta mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat umum.
“DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Literasi tidak hanya penting bagi anak-anak, tetapi juga orang dewasa agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan berpikir kritis,” kata Supriadi.
Festival literasi diharapkan dapat digelar lebih sering di berbagai kecamatan. Menurutnya, keberlanjutan program literasi akan berdampak besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar.
“Kalau kegiatan seperti ini rutin dilakukan, akan tumbuh generasi yang gemar membaca, kreatif, dan cerdas dalam menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.










