Penanaman struktur buatan Hexa Reef di Pantai Pasir Putih Tlangoh yang dilakukan PHE WMO
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) kembali memperkuat komitmen pelestarian pesisir melalui pemasangan struktur buatan Hexa Reef di Pantai Pasir Putih Tlangoh, Desa Tlangoh, Kecamatan Tanjungbumi.
Program yang menjadi bagian dari Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tersebut bertujuan menahan laju abrasi sekaligus memberdayakan warga sekitar.
BACA JUGA:
- Jelang Idul Adha 2026, Pertamina Tambah 1,5 Juta LPG 3 kg di Jateng-DIY
- Viral Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni, Pertamina Buka Suara
- Rokok Ilegal Senilai Rp900 Juta Dimusnahkan Lanal Batuporon dan Bea Cukai di Bangkalan
- Pertamina Tambah Penyaluran LPG Subsidi di Seluruh Wilayah
Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Bangkalan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangkalan, Pemerintah Desa Tlangoh, serta Pokdarwis Tlangoh.
Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, menjelaskan bahwa Hexa Reef merupakan inovasi hasil kajian teknik kelautan PHE WMO bersama ITS Surabaya.
Struktur berbentuk heksagonal itu dirancang untuk mengurangi abrasi dan membentuk habitat baru bagi biota laut, serta berpotensi dikembangkan sebagai ekowisata berbasis konservasi.
“Penanaman hexa reef bukan hanya melindungi pantai, tetapi juga membangun ekosistem laut yang lebih sehat dan produktif,” kata Manager WMO Field, Nofrie Nianta Charitapermana, dalam keterangan pers, Senin (17/11/2025).
Tahun ini PHE WMO menanam 120 ton Hexa Reef, melanjutkan pemasangan sebelumnya sebanyak 390 ton di titik-titik strategis.
Seluruh rangkaian struktur ditargetkan membentang empat kilometer untuk menekan abrasi yang rata-rata mencapai tujuh meter per tahun.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




