BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Puluhan ton beras hasil panen petani di Kabupaten Bangkalan mulai dipasarkan ke pasar nasional setelah diolah menggunakan mesin penggilingan modern.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil panen sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, pengolahan beras dengan teknologi modern menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi sekaligus menyerap hasil panen petani.
"Ini bisa menjadi perputaran ekonomi baru di Bangkalan. Selama ini Bangkalan memiliki potensi besar, tinggal pengolahan dan membuat rantai ekonomi agar bisa dikembangkan," ungkapnya, Rabu (8/7/2026).
Mesin penggilingan yang berada di Desa Sanggra Agung, Kecamatan Socah, itu memungkinkan petani mengolah gabah menjadi beras medium, terutama saat produksi melimpah pada musim panen.
Dalam satu kali proses produksi, mesin tersebut mampu menghasilkan sekitar 20 ton beras medium.
Hasil produksi dari pabrik itu juga telah dipasarkan melalui kerja sama dengan pengusaha di Jakarta.
"Kita selama ini tidak ada produk pengolahan pasca-panen, hanya tanam. Oleh karena itu, CV Berdua Berkah ini membantu kita untuk pasca-panen dan penggilingan, pengolahan hingga pemasaran," jelasnya.
Untuk meningkatkan nilai jual produk, Pemerintah Kabupaten Bangkalan akan membantu proses perizinan agar pabrik tersebut dapat memproduksi dan memasarkan beras premium.
"Kita akan bantu izin edar untuk kelas premium. Kita targetkan akhir tahun ini," imbuhnya.
Komisaris CV Berdua Berkah, M Ilyas mengatakan, beras hasil produksinya diberi nama Beras Desa Azmi 99 dan sudah masuk ke Jakarta. Setiap hari, ia mengirimkan beras sebanyak 25 ton ke wilayah ibu kota.
Ilyas mengatakan, puluhan ton beras itu ia peroleh setelah bekerja sama dengan kelompok petani yang ada di desanya dan juga beberapa kelompok petani di Bangkalan.
"Jadi gabah-gabah itu dari petani yang dikumpulkan dan kami olah di sini," imbuhnya.
Ia berharap, pabrik pengolahannya tersebut bisa mengolah beras dalam jumlah lebih besar dan bisa mendapatkan banyak pasar untuk menyerap hasil produksinya. (van)










