MELANGGAR: Sejumlah dumptruk terjaring Operasi Zebra 2015 karena melewati kawasan kota Ngawi. foto: zainal abidin/BANGSAONLINE
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Sejumlah dumptruk terjaring Operasi Zebra 2015 yang digelar Satlantas Polres Ngawi, Rabu (4/11). Pada hari terakhir Operasi Zebra ini, sejumlah dumptruk terjaring karena melanggar jalur, karena melintasi jalan kawasan kota, di kawasan Jl Ahmad Yani.
Dumptruk tersebut melanggar aturan kendaraan truk yang dilarang masuk kota kecuali seijin dari pihak berwenang. Beberapa sopir dumptruk sempat kaget dengan operasi tersebut. Sementara, Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Made Parwita menjelaskan, selama dua pekan Operasi Zebra, terjaring 1.920 pelanggaran lalu lintas. Dari jumlah itu, pengendara roda dua mendominasi pelanggaran. Dia menyebut, jumlah itu tergolong tinggi.
BACA JUGA:
- Dua Personel Polres Ngawi Wakili Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Kapolri Cup 2026
- Satresnarkoba Polres Ngawi Bekuk Pengedar Sabu, BB 223 Gram Disita
- Peringati Hardiknas, Perwira Polres Ngawi Jadi Pembina Upacara di 19 Sekolah
- Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Ngawi Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi
Di sisi lain Operasi Zebra Semeru 2015 yang digelar oleh Polres Ponorogo selama 14 hari cukup efektif menekan angka laka lantas. Kasat Lantas AKP Andi Yudha Pranata Siboro mengatakan hasil Operasi Zebra Semeru 2015, ada 933 pelanggaran, yakni tilang sebanyak 708 dan teguran 225.
“Sasaran dalam operasi ini adalah pengendara yang tidak memakai helm, tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan kelengkapan surat-surat yang tidak lengkap. Selain itu marka jalan,angkutan bak terbuka dan penggunaan sabuk pengaman,” katanya, Rabu (4/11). (nal/ays/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




