SURABAYA,BANGSAONLINE.com -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membahas rencana pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) saat menerima kunjungan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste di Gedung Negara Grahadi, Jumat (9/1/2026).
Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi transportasi publik kawasan aglomerasi Surabaya Raya.
BACA JUGA:
- Pemprov Jatim Raih Opini WTP ke-11, Ning Lia Puji Komitmen Gubernur Khofifah
- Gus Afif Resmi Pimpin PKB Surabaya, Siap Kuatkan Konsolidasi Partai Hadapi Pemilu 2029
- Kabar Gembira! Ada Diskon Tiket KA hingga 30 Persen untuk Libur Mulai Akhir Juni
- Pelanggan Kereta Panoramic KAI Naik 62 Persen dalam 5 Bulan
Khofifah mengatakan pengembangan transportasi publik di wilayah aglomerasi Surabaya Raya menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya mobilitas masyarakat. Karena itu, proyek SRRL diharapkan dapat segera direalisasikan sesuai rencana.
“Ini menjadi bagian sangat penting karena transportasi publik di area aglomerasi Surabaya ini memang harus dicari solusi. Mudah-mudahan semua berjalan lancar. Insya Allah 2027 akan dilakukan groundbreaking,” ujar Khofifah.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono menjelaskan, SRRL merupakan program pemerintah pusat sekaligus proyek percontohan pengembangan transportasi publik berbasis energi hijau di enam kota besar di Indonesia.
Untuk wilayah Jawa Timur, progres persiapan dinilai lebih cepat agar pembangunan fisik dapat segera dimulai.
“Insya Allah pada 2027–2028 sudah mulai terlihat pembangunan fisik kereta listrik perkotaan yang ramah lingkungan dan tidak lagi menggunakan bahan bakar solar,” kata Nyono.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





