Santriwati Korban Pencabulan di Ponpes Bangkalan Dilaporkan Hilang Dari Rumah, Ini Kronologinya

Santriwati Korban Pencabulan di Ponpes Bangkalan Dilaporkan Hilang Dari Rumah, Ini Kronologinya Keluarga korban (kiri) didampingi Direktur Muslimah Humanis Indonesia Mutmainnah (tengah) dan pengacara Ali Maulidi usai melaporkan hilangnya korban pencabulan ke Polda Jatim

Mutmainnah juga mengungkapkan, sehari sebelum korban menghilang, dua santriwati utusan Ponpes Nurul Karomah sempat mendatangi rumah korban.

“Korban ini jarang pegang handphone tanpa pengawasan orang tuanya, makanya didatangi ke rumahnya,” bebernya.

Selain itu, Mutmainnah menyebut terdapat pesan melalui media sosial Instagram dari salah satu lora berinisial S yang berisi bujukan kepada korban untuk menikah.

Dalam kondisi psikologis korban yang belum stabil, Mutmainnah menilai bujukan tersebut berpotensi memengaruhi korban.

“Kami harap, korban segera ditemukan atau dikembalikan. Karena proses hukum akan tetap berjalan, baik di Polres Bangkalan atau di Polda Jatim,” terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait hilangnya santriwati tersebut.

“Iya sudah kami terima (laporannya, red.) dan masih dalam penyelidikan,” ungkapnya (van)