Persik Kediri Resmi Datangkan Cechu dan Luna

Persik Kediri Resmi Datangkan Cechu dan Luna Kolase foto pemain Persik yang baru bergabung, Chechu dan Luna. Foto: Ist

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Setelah merekrut mantan pemain Arsenal, dan merupakan gelandang asal Spanyol, Jon Toral, Persik Kediri kembali menambah amunisi dengan mendatangkan 2 pemain asing anyar, Jesús María Meneses Sabater atau akrab disapa Chechu dan Adrian Luna. 

Chechu mengaku bangga bisa bergabung dengan Persik Kediri. Ia menegaskan kedatangannya dilandasi semangat kerja keras dan tekad memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

“Saya sangat senang berada di sini. Saya datang untuk bekerja keras, membantu tim, dan menjadi yang terbaik di putaran kedua ini, agar Persik bisa meraih posisi yang lebih baik di klasemen,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Kehadiran pelatih Marcos Reina yang juga berasal dari Spanyol membuat Chechu semakin optimistis. Ia menilai gaya bermain Persik Kediri memiliki kualitas berbeda dibanding tim lain di Indonesia.

“Dengan adanya Marcos Reina, saya pikir ini adalah level lain untuk memainkan sepak bola yang bagus. Saya belum pernah melihat sepak bola seperti ini di Indonesia,” tuturnya.

Terkait target pribadi, Chechu menegaskan fokus utamanya adalah membantu tim sekaligus mengembalikan performa terbaiknya.

“Target saya adalah membantu tim, kembali bermain, mendapatkan kepercayaan diri terbaik saya, dan membantu Persik Kediri meraih posisi terbaik di klasemen,” pungkasnya.

Bek tengah berusia 31 tahun itu direkrut dari klub sesama peserta Super League, Malut United, dan siap memperkuat skuad Macan Putih di putaran kedua kompetisi.

Sedangkan gelandang serang asal Uruguay, Adrian Luna, sebelumnya bermain bersama Kerala Blasters FC di Indian Super League (ISL). Ia membawa tekad besar bersama Persik Kediri.

"Ini akan menjadi pengalaman yang berbeda bagi saya, negara yang berbeda, kultur yang berbeda. itu bagus, saya senang berada di sini," kata pemain berusia 33 tahun tersebut.

Tiga tahun terakhir bermain di kompetisi sepakbola India bersama Kerala Blasters FC, Luna merupakan sosok penting bagi tim tersebut. 87 penampilan, 15 gol dan 27 assist dicatatkan selama berkostum Kerala Blasters FC. 

Tidak hanya itu, Luna juga mengemban tugas sebagai seorang kapten. Ia turut merasakan kompetisi sepakbola Australia bersama Melbourne City FC dan membantu mengantar klub tersebut juara pada musim 2020/2021.

Sebelum berkarier di India dan Australia, Luna memiliki pengalaman panjang di berbagai negara. Ia memulai karier profesionalnya bersama Defensor Sporting di Uruguay, kemudian melanjutkan karier ke Spanyol dengan bergabung ke Espanyol. 

Selama di Spanyol, Luna sempat menjalani masa peminjaman di sejumlah klub seperti Gimnàstic dan Sabadell. Setelah kembali ke Amerika Selatan, Luna memperkuat beberapa klub di Uruguay dan Meksiko, termasuk Nacional, Veracruz, dan Venados FC.

Luna berharap, pengalamannya di berbagai kompetisi itu bisa membantu Persik Kediri di putaran kedua kompetisi Super League

"Saya mencoba membantu tim dengan pengalaman saya. Tentu saja, penting untuk memenangkan pertandingan sebanyak mungkin. Saya ingin mendapatkan sebanyak mungkin menit bermain, mencetak gol, membuat assist, dan mencoba membantu tim dalam setiap pertandingan," urai pemain kelahiran 12 April 1992 itu.

Di atas lapangan, ia dikenal sebagai gelandang serang dengan kemampuan distribusi bola yang baik, visi permainan yang matang, serta peran sentral dalam membangun serangan. Luna sudah siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama di skuad Macan Putih.

"Kita tahu bahwa hanya 7 pemain asing yang bisa masuk dalam starting eleven. Jadi kadang kita akan bermain, kadang juga tidak bermain. Jadi persaingan untuk tempat utama penting, karena mendorong level setiap pemain meningkat. Tapi yang terpenting semua pemain dalam satu fokus yang sama, membantu tim saat tim membutuhkan," paparnya.

Di level tim nasional, Adrián Luna pernah membela tim nasional Uruguay kelompok usia U-17 dan U-20. (uji/mar)