BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Bojonegoro, Sabtu (14/02/2026) malam, tak menghalangi langkah para pecinta nilai-nilai kemanusiaan. Di Aula FKUB Bojonegoro, para penggerak Gusdurian Bojonegoro berkumpul memperingati Haul ke-16 Abdurrahman Wahid melalui kegiatan “Tasyakuran dan Dialog Lintas Iman”.
Mengusung tema “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang perjumpaan lintas iman yang hangat dan reflektif.
BACA JUGA:
- Haul ke-16 Gus Dur, Kampung Family Resto Sediakan 2.025 Porsi Gratis
- Gusdurian Modjokutho Kediri, Gelar Haul Gus Dur ke-15 Bersama Anak-Anak Istimewa
- Peringati Haul Gus Dur ke-15, PCNU Kota Probolinggo Gelar Khitan Massal
- Hadiri Haul Ke-15 di Ciganjur, Khofifah Kenang Sosok Gus Dur Sebagai Pejuang Kemanusiaan
Sejumlah tokoh hadir sebagai pemantik dialog, di antaranya H. M. Hasan Bisri, Sekretaris FKUB Kabupaten Bojonegoro, dan Wiwid Fransiska, aktivis Gereja Katolik Bojonegoro.
Koordinator Gusdurian Bojonegoro, Wahib Munasih, menegaskan bahwa peringatan haul kali ini digelar secara sederhana. Namun justru dalam kesederhanaan itu, makna nilai-nilai Gus Dur terasa semakin kuat.
“Alhamdulillah, meski diguyur hujan deras, kegiatan tetap terlaksana dengan khidmat. Selain mendoakan Gus Dur, kami juga memanjatkan doa untuk keselamatan Indonesia, khususnya Bojonegoro,” ujarnya.
Aktivis Gereja Katolik Bojonegoro, Wiwid Fransiska, menyampaikan bahwa Haul Gus Dur yang rutin digelar setiap tahun telah menjadi ajang silaturahmi lintas iman yang memperkuat energi positif antar umat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




