Komplek Masjidil Aqsaha di Yerussalem Palestina. Foto: MUSLIM HANDS ORG/Republika
YERUSSALEM, BANGSAONLINE.com – Menjelang puasa Ramadan, aparat keamanan Israel menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Syaikh Mohammed al-Abbasi. Syaikh Mohammed al-Abbasi ditangkap di halaman masjid Aqsha pada Senin (16/2) malam waktu setempat.
Penangkapan itu dalam rangka membatasi para imam masjid dan umat Islam melakukan ibadah di Masjidil Aqsha pada bulan suci Ramadan. Pada bulan suci Ramadan memang terjadi lonjakan jemaah, terutama untuk melakukan shalat tarawih di masjid penuh sejarah itu.
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Tiga Prediksi Analis Geopolitik China: Amerika Bakal Kalah Lawan Iran, Ini Alasan Logisnya
- Tentara Amerika di Timteng Lari ke Hotel-Hotel, Iran Peringatkan Bakal Serang Mereka
- Negara-negara NATO Menjauh, Trump Dinilai Frustasi Melawan Iran
Mengutip laporan Anadolu Agency, Palestina WAFA melaporkan bahwa pasukan Israel menahan Syekh al-Abbasi tanpa memberikan alasan yang jelas.
Seperti dilansir CNN, penangkapan itu terjadi di tengah meningkatnya tindakan keras Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, termasuk pembatasan terhadap imam, pengkhotbah, dan jamaah.
Pada saat yang sama polisi Isarael juga mendorong warga Yahudi untuk menyerbu umat Islam yang hendak ibadah di Masjidil Aqsha.
Pemerintah otoritas Israel yang menduduki kawasan tersebut tidak hanya mengganggu umat Islam yang menuju Masjidil Aqsha tapi juga dilaporkan menghalangi badan Wakaf Islam, lembaga yang dikelola Yordania untuk mengelola situs tersebut, terutama dalam melakukan persiapan rutin, termasuk memasang peneduh dan klinik medis sementara.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




