Apel Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Nyatakan Kesiapan

Apel Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Nyatakan Kesiapan Apel Gelar Pasukan KAI Daop 8 Surabaya

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya resmi memulai Posko Angkutan Lebaran 2026.

Pada Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan melayani sebanyak 533.155 pelanggan, meningkat sekitar 7 persen dibandingkan realisasi Angkutan Lebaran 2025 yang mencapai 498.755 pelanggan.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, di halaman Kantor Daop 8 Surabaya pada Jumat (13/3/2026).

Apel ini sekaligus menandai dimulainya Posko Angkutan Lebaran 2026 yang akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026, guna memastikan kesiapan operasional serta kelancaran pelayanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama masa Lebaran.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, menyampaikan bahwa apel gelar pasukan menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh aspek operasional telah siap menghadapi tingginya mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Lebaran.

“Apel ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan terbaik bagi pelanggan. Dengan persiapan yang matang serta semangat kebersamaan seluruh insan KAI, kami berkomitmen memberikan layanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat,” ujar Daniel.

Dalam mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai sumber daya mulai dari kesiapan sumber daya manusia, sarana, prasarana, hingga penguatan aspek keamanan dan keselamatan operasional.

Untuk meningkatkan pengamanan selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya menyiagakan 668 personel keamanan, yang terdiri dari 98 anggota Polsuska, 490 petugas keamanan internal, serta 80 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri.

Para personel tersebut ditempatkan di berbagai titik strategis seperti stasiun dan jalur kereta api guna memastikan keamanan selama periode angkutan Lebaran. 

Selain itu, sistem pengawasan melalui CCTV juga dioptimalkan untuk memantau aktivitas di area publik.

Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api, KAI Daop 8 Surabaya juga telah memetakan enam titik daerah pantauan khusus dengan menyiagakan 157 personel tambahan. 

Personel tersebut terdiri dari 40 petugas pemeriksa jalur, 106 petugas penjaga pintu perlintasan, serta 11 petugas daerah pantauan khusus tambahan.

Kesiapan sarana juga menjadi perhatian utama melalui pelaksanaan Ramp Check atau pemeriksaan kelaikan operasional. Untuk mendukung operasional selama Angkutan Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan 55 lokomotif, 520 kereta, serta 12 Kereta Rel Diesel (KRD) yang dipastikan dalam kondisi andal dan siap beroperasi.

Dari sisi pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya juga memastikan berbagai fasilitas di stasiun maupun di atas kereta telah dipersiapkan secara optimal. 

Termasuk dengan penambahan total sebanyak 23 petugas Customer Service Mobile (CSM) yang ditempatkan di 3 stasiun utama untuk melayani para pelanggan KA.

“Kami memastikan berbagai fasilitas pelayanan siap memberikan kenyamanan bagi pelanggan, mulai dari akses masuk stasiun, ruang tunggu yang nyaman, kebersihan toilet, hingga pelayanan di atas kereta.

Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu berpendingin udara di beberapa stasiun, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta layanan informasi yang memadai di seluruh stasiun,” jelas Daniel.

Untuk menambah suasana hangat selama musim mudik, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan dekorasi tematik Lebaran di sejumlah stasiun dan rangkaian kereta api. 

Kehadiran dekorasi tersebut diharapkan dapat memberikan nuansa meriah sekaligus menambah pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi para pelanggan.

KAI juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI yang memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan tiket, pembelian makanan dan minuman di kereta, serta memperoleh informasi perjalanan secara real-time.

Dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya turut berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, TNI, Polri, Basarnas, komunitas pecinta kereta api, anggota Pramuka, serta berbagai instansi terkait lainnya.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 47 perjalanan kereta api setiap harinya yang terdiri dari 38 KA jarak jauh reguler dan 9 KA jarak jauh tambahan.

Setiap harinya, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan 25.524 tempat duduk, dengan total 561.528 tempat duduk selama periode angkutan Lebaran 2026.

“Dengan persiapan yang matang di seluruh aspek operasional, dukungan para pemangku kepentingan, serta dedikasi seluruh insan KAI, kami optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman. Kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan mudik yang menyenangkan bersama kereta api,” tutup Daniel. (rus/van)