Salah satu stan penukaran uang riyal di Lamongan
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Permintaan penukaran uang riyal di Lamongan melonjak seiring persiapan keberangkatan calon jemaah haji ke Arab Saudi.
Salah satu penyedia jasa penukaran uang riyal, Amalia mengungkapkan, peningkatan permintaan terjadi signifikan dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA:
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Jasa Bakar Kepala Kurban di Lamongan Diserbu Warga, Empat Tungku Tak Cukup
- Idul Adha, Qurban dan Haji: Ritual Berdimensi Revolusi Sosial Ekonomi Paling Dahsyat
- Penyembelihan Sapi Kurban 1,1 Ton Presiden Prabowo di Mantup Lamongan Jadi Tontonan
Mayoritas calon jemaah haji (CJH) memilih menukar uang dalam pecahan kecil agar lebih mudah digunakan selama menjalankan ibadah.
“Kalau sudah membawa uang riyal dari sini, jemaah tidak perlu repot lagi di sana, jadi bisa lebih fokus beribadah,” ujarnya, Rabu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, pecahan yang paling banyak diminati adalah nominal kecil karena dinilai lebih praktis untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan hingga transportasi.
“Yang paling banyak dicari itu pecahan 5 dan 10 riyal. Ini untuk memudahkan saat transaksi, apalagi kalau bisa bayar pas tanpa harus menunggu kembalian,” katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




