Jelang Muktamar NU 2026, Gus Fahmi Ingatkan Teladan Hasan Gipo

Jelang Muktamar NU 2026, Gus Fahmi Ingatkan Teladan Hasan Gipo K.H. Fahmi Amrulloh atau yang akrab disapa Gus Fahmi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang Muktamar ke-35, cucu Hadrotus Syekh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, KH. Fahmi Amrulloh atau yang akrab disapa Gus Fahmi menyampaikan pandangannya terkait kriteria Ketua Tanfidziyah ke depan.

“Rais Aam wajib alim, tapi Ketua tidak harus alim,” ucap Pengasuh Ponpes Tebuireng Puteri itu saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, Ketua Umum tidak harus berasal dari kalangan kiai, gus, atau ulama pesantren, melainkan sosok yang memiliki pengabdian tinggi untuk mengembangkan

Sebagai contoh, Gus Fahmi menyebut Ketua Umum pertama, H. Hasan Gipo, yang dikenal sebagai saudagar dan pengusaha kaya pada zamannya.

“Hampir seluruh hartanya dicurahkan untuk perjuangan , sifat royalitas, loyalitas, dan totalitasnya tinggi. Jadi soal Ketua ke depan itu tergantung Muktamar nanti, kalau bisa ada sosok yang seperti Hasan Gipo. Beliau itu memang kaya dan tidak menambah kekayaan di ,” paparnya.

Menurut dia, mengurus tidak harus melalui struktur kepengurusan. Nahdliyin yang memiliki komitmen kuat untuk mengabdi lebih baik, dibandingkan pengurus yang justru mencari keuntungan dari organisasi. (afa/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Dihadang Petugas, Caketum PBNU Kiai As'ad Ali dan Kiai Asep Jalan Kaki ke Pembukaan Muktamar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO