Warga RW 8 di Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, saat istighosah. Foto: HENDRO SUHARTONO/BANGSAONLINE
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Ratusan warga Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, menggelar istighosah di lapangan setempat, Minggu (12/4/2026) malam. Doa bersama ini diikuti sekitar 150 orang dari berbagai kalangan dengan harapan dijauhkan dari kesulitan, serta menjaga lingkungan tetap aman dan damai.
Salah satu warga, Arif Tri, menyatakan bahwa agenda tersebut bertujuan mempertahankan lapangan agar tidak dialihfungsikan.
BACA JUGA:
- Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag
- Kontraktor Keluhkan Pembayaran Proyek PT INKA Madiun Belum Lunas, Tersisa Rp100 Juta
- 513 Rumah Warga Madiun Dapat Sambungan Listrik Gratis dari Program BPBL Seruni KMP Bidang IV
- Autodebit JKN Jadi Solusi Praktis Jaga Kepesertaan Tetap Aktif
“Ini merupakan doa bersama untuk mempertahankan lapangan yang satu-satunya ada di Josenan,” ungkapnya.
Ditegaskan pula, warga tidak menolak keberadaan koperasi, namun menolak jika dibangun di lahan lapangan kelurahan.
Sementara itu, Jupri Iskandar selaku warga lainnya menyebut ada dugaan penyalahgunaan tanda tangan warga.
“Saya menduga tanda tangan itu dari kegiatan rutin, karena biasanya tidak ada tanda tangan tapi dua bulan ini dimintai tanda tangan,” cetusnya.
Ia juga mengaku sempat menanyakan ke DPUPR Kota Madiun terkait rencana pembangunan gedung Koperasi Merah Putih (KKMP) di lapangan Josenan.
“Dan juga saya sempet ke PU katanya tidak ada ijin masuk terkait pembangunan koperasi di lapangan,” katanya. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




