Aditya Halindra Faridzky, Bupati Tuban saat memberikan pernyataan kepada awak media
TUBAN,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Tuban menyiapkan strategi baru berbasis “marriage system” untuk mengisi delapan jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hingga kini masih diisi pelaksana tugas, Selasa (14/4/2026).
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah merumuskan formulasi khusus agar pengisian jabatan tidak sekadar menutup kekosongan, melainkan mempertimbangkan kesesuaian kompetensi secara mendalam.
BACA JUGA:
- Pemkab Tuban Raih WTP 11 Kali Beruntun, Ketua DPRD Minta Pemkab Pertahankan Tren Positif
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
Pria yang akrab disapa Mas Lindra ini menyebutkan bahwa Pemkab Tuban kini mulai mengadopsi pendekatan marriage system.
"Kami kini menerapkan marriage system. Artinya, kajian terus dilakukan untuk menemukan formulasi terbaik dalam mengukur potensi ASN. Kami melihat di mana mereka paling tepat ditempatkan dan di bidang apa mereka bisa memberikan kontribusi maksimal," jelasnya.
Ia menambahkan, proses pengisian jabatan tersebut tidak akan memakan waktu lama. Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penerapan manajemen talenta yang berkelanjutan agar setiap aparatur sipil negara (ASN) dapat menempati posisi sesuai kapasitas dan keahlian.
"Manajemen talenta menjadi kunci utama. Kami ingin memastikan bahwa penempatan jabatan benar-benar sesuai dengan potensi masing-masing individu," tegasnya.
Sebagai informasi, delapan posisi strategis yang masih kosong meliputi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB, serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Selain itu, jabatan Inspektur, Direktur RSUD dr. R. Koesma, Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP), hingga Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga masih dalam tahap pengkajian.
Dengan penerapan pola rekrutmen berbasis talenta ini, Pemkab Tuban optimistis kinerja birokrasi akan semakin solid. Penempatan pejabat yang tepat diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (van
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




