Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memberi sambutan. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melaunching Riset Kolaboratif PTN Jatim Melaju 2026 dalam agenda Rapat Kerja I Paguyuban Rektor PTN se-Jatim di Gedung UIN Syekh Wasil Kediri, Rabu (15/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak seluruh insan perguruan tinggi untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah, terutama di tengah dinamika ekonomi global.
BACA JUGA:
- Antisipasi Kepadatan Kaliombo, Dishub Kota Kediri Siagakan Petugas dan Pantau Arus Lalin Lewat ATCS
- Antisipasi Tindak Kejahatan Jalanan, Polres Kediri Bentuk Tim Anti Begal
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
"Apalagi di tengah kondisi ekonomi global sekarang, maka berbagai pihak mulai saat ini dituntut untuk menciptakan Green Energy, maupun Green Economy," kata Khofifah.
Di lokasi yang sama, Ketua Paguyuban PTN, Nurhasan, menekankan pentingnya kerja sama antarpihak di tengah kondisi global yang dinamis. Ia menilai, kolaborasi menjadi kunci agar perguruan tinggi tidak berjalan sendiri-sendiri.
"Misal, antarakampus satu dengan lainnya harus sama-sama bersinergi, jadi jangan mentang-mentang sudah menjabat posisi rektor, seolah lupa dengan teman atau kolega dari kampus lain. Ke depan, dengan adanya efisiensi energi saya rasa sudah saatnya perguruan tinggi selain ITS, dapat memikirkan riset tentang temuan inovatif dengan membuat sepeda motor listrik yang bisa bermanfaat untuk masyarakat," terangnya.
Nurhasan juga mengingatkan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 agar mampu bersaing dengan negara lain.
"Berkaitan dengan hal itu, saat ini Indonesia punya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan beberapa waktu lalu saya mendengar kalau perguruan tinggi juga bakal dilibatkan untuk ikut mensukseskan MBG di daerah-daerah,"ucap Nurhasan.
Sementara itu, Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Wahidul Anam, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kolaborasi serta dukungan perguruan tinggi terhadap program pemerintah.
"Alhamdulillah, saya menyampaikan apresiasi luar biasa bagi segenap tamu undangan yang hadir. Semua di sini sangat luar biasa, dan saya bersyukur meskipun gedung UIN Syekh Wasil Kediri ini belum diresmikan Menteri, tapi bisa mengumpulkan para insan Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Politeknik," tandas Wahidul Anam. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




