Pelepasan jamaah haji di Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Persiapan pemberangkatan jamaah haji 2026 di Bumi Gerbang Salam memasuki fase akhir. Tahapan krusial seperti vaksinasi, distribusi perlengkapan, dan kelengkapan dokumen terus dipastikan agar seluruh jamaah dapat berangkat dengan aman dan lancar ke Tanah Suci, Kamis (16/4/2026).
Setelah vaksin meningitis rampung, jamaah kini menjalani vaksinasi Covid-19 dan polio. Distribusi perlengkapan juga berjalan, dengan sekitar 500 koper telah disalurkan.
BACA JUGA:
- Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Mina, Fase Puncak Haji 1447 H Berakhir
- Hari Tasyrik Ketiga, Jemaah Haji Nafar Tsani Mulai Bergerak dari Mina ke Makkah
- Mobile Crisis Rescue dan 19 Armada Mobil Golf Perkuat Pelindungan Jemaah Haji Selama di Mina
- Antisipasi Kepadatan dan Respons Cepat Kedaruratan, Kemenhaj Siagakan Mobile Crisis Rescue
Kepala Kemenhaj Pamekasan, Abdul Halim, menyebut total jamaah mencapai 1.384 orang terbagi dalam empat kloter (73-76) yang ditempatkan di sektor 4 Raudhah.
“Seluruh jamaah akan diberangkatkan menuju Mekkah terlebih dahulu. Setelah rangkaian ibadah haji selesai, baru kemudian melanjutkan perjalanan ke Madinah,” ucapnya.
Dari sisi administrasi, paspor dan visa seluruh jamaah telah selesai. Pemberangkatan dijadwalkan mulai 10 Mei 2026 sejak pukul 03.00 WIB. Agenda pelepasan resmi oleh Bupati Pamekasan masih menunggu kepastian.
Abdul Halim menegaskan, aspek kesehatan menjadi perhatian utama, terutama bagi jamaah lanjut usia. Setiap kloter akan didampingi tenaga medis dan dilakukan tes kebugaran.
Ia juga memastikan isu geopolitik global tidak berdampak signifikan terhadap perjalanan haji tahun ini.
“Kami terus memantau travel umrah agar tidak ada yang memberangkatkan haji furoda. Jangan sampai masyarakat mengambil risiko dengan berangkat di luar prosedur resmi,” katanya. (bel/dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




