Petugas gabungan saat menurunkan ODGJ dari mobil usai dievakuasi dari Jl. Trunojoyo
BOJONEGORO,BANGSAONLINE.com - Petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro mengevakuasi seorang pria pengidap gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Jalan Trunojoyo, Selasa (21/4/2026).
Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan masyarakat yang masuk melalui kanal digital “Lapor Pak Satpol”.
BACA JUGA:
- Diduga Akibat Korsleting Pompa Air, Rumah Petani di Sumberrejo Bojonegoro Ludes Terbakar
- Spa di HR Muhammad Diduga Pekerjakan Remaja di Bawah Umur, Kasatpol PP Surabaya Buka Suara
- Sering Mengamuk dan Ludahi Pengguna Jalan, ODGJ di Kediri Dibawa ke RSJ Lawang
- 2 Oknum Satpol PP Tidur Pulas Usai Diajak Pesta Miras oleh Maling Kantor Disbudpar Tulungagung
Warga mengadukan keberadaan seorang pria tanpa busana yang bersikap agresif dan tidak stabil sehingga mengganggu keamanan serta kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Bojonegoro, Budiyono, menjelaskan Tim Unit Layanan Cepat (ULC) langsung diterjunkan sesaat setelah menerima laporan. Namun, proses pengamanan di lapangan tidak berjalan mudah.
"Petugas sempat terlibat aksi saling dorong karena pria tersebut memberikan perlawanan yang cukup sengit. Meski berlangsung dramatis, tim di lapangan berhasil menenangkan dan mengamankan yang bersangkutan dengan prosedur yang tepat," kata Budiyono.
Setelah berhasil diamankan, pria berinisial N yang diketahui berasal dari Kecamatan Dander itu segera dibawa ke RSUD Bojonegoro.
Langkah ini dilakukan untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan sekaligus penanganan luka fisik yang dialaminya.
Budiyono menegaskan penanganan tersebut mengedepankan aspek kemanusiaan sekaligus menjaga ketertiban umum di wilayah Bojonegoro.
"Prioritas kami adalah memastikan pasien mendapatkan perawatan yang layak. Saat ini, kami sudah berkoordinasi dengan stake holder, termasuk Camat Dander untuk menelusuri pihak keluarga agar penanganan jangka panjang bagi saudara N bisa segera dipastikan," pungkasnya. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





