Jemaah haji asal Lamongan mengenakan mawar di kerudung sebagai penanda agar tidak terpisah dari rombongan
LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Ada yang unik dari rombongan Jemaah haji wanita asal Kabupaten Lamongan.
Penampilan mereka setibanya di tanah suci mencuri perhatian di Madinah karena mengenakan mawar merah sintetis sebagai penanda khusus rombongan.
BACA JUGA:
- Wamenhaj Ingatkan Petugas Tak Kendur, Fase Pemulangan Jemaah Sama Krusialnya
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- 19 Kloter Jemaah Haji Gelombang Pertama Sudah Diterbangkan Pulang ke Indonesia
- Stadion Surajaya Rusak di Sejumlah Titik, Disbudporapar Lamongan Ajukan Perbaikan ke Kementerian PU
Di tengah padatnya aktivitas ribuan jemaah haji di Kota Madinah, mawar merah yang disematkan di kerudung dan topi itu bukan sekadar aksesori.
Penanda tersebut digunakan agar para jemaah, khususnya lanjut usia, tidak terpisah dari rombongan saat berada di Masjid Nabawi maupun kawasan hotel.
Salah seorang jemaah haji asal Lamongan, Siti Fatimah, mengatakan penggunaan mawar merah telah disepakati sejak masih berada di Tanah Air.
Menurut dia, warna merah yang mencolok memudahkan anggota rombongan saling mengenali dari kejauhan.
"Ini untuk tanda pengenal biar mudah dikenali dari jauh. Kalau dari jauh kelihatan mawar merahnya, oh itu teman kita," ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




