Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan jemaah haji Kloter UPG 7 dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Jumat (5/6/2026).
JEDDAH, BANGSAONLINE.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyambut langsung kepulangan jemaah haji Kloter UPG 7 di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Jumat (5/6/2026).
Dalam momen tersebut, Menhaj memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan jemaah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai sangat tertib sepanjang proses ibadah haji.
BACA JUGA:
- Pesawat Alami Kendala Teknis, Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji Kloter KJT-04 Pulang dengan Aman
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Kemenhaj: Jumlah Jemaah Haji Sakit 2026 Turun Jadi 210 Orang
- Arab Saudi Apresiasi Reformasi Pengelolaan Haji Indonesia
“Saya lihat jemaah dari Sulawesi Selatan, Alhamdulillah mereka tertib, disiplin, berangkat pulang utuh, tidak ada yang tertinggal. Ini luar biasa, menunjukkan bahwa mereka memang disiplin dan tertib,” ujar Menhaj.
Menhaj juga memberikan catatan menarik terkait tradisi pakaian mencolok atau "bling-bling" yang kerap dikenakan jemaah asal Sulsel saat pulang ke Tanah Air. Menurutnya, ekspresi budaya tersebut merupakan kearifan lokal yang positif selama tidak melanggar aturan.
“Memang ini salah satu ciri khas dari jemaah Sulawesi Selatan dan ini adalah tradisi, yang penting tidak keluar dari syariah, tidak masalah. Justru jadi hiburan tersendiri,” tambahnya.
Hingga Jumat, tercatat sudah ada 78 kloter (sekitar 30.500 jemaah atau 15% dari total jemaah Indonesia) yang diterbangkan kembali ke Indonesia. Menanggapi adanya keterlambatan (delay) jadwal penerbangan pada hari sebelumnya, Menhaj menegaskan bahwa pihaknya telah melayangkan teguran keras kepada dua maskapai yang bertanggung jawab.
Meskipun pihak maskapai beralasan adanya kepadatan di bandara, Menhaj menilai hal tersebut seharusnya sudah bisa diantisipasi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




