Perkuat Desa Tangguh, BNPB Gandeng Perguruan Tinggi Kesehatan

Perkuat Desa Tangguh, BNPB Gandeng Perguruan Tinggi Kesehatan Pelatihan Penilaian Ketangguhan Desa untuk AIPTINAKES di Stikes Pemkab Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com memperkuat komitmen membangun desa tangguh bencana dengan menggandeng Asosiasi Perguruan Tinggi Tenaga Kesehatan (Aiptinakes) Jawa Timur. Kerja sama ini diwujudkan melalui pelatihan Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) yang digelar di Stikes Pemkab Jombang, Selasa (9/6/2026).

Plt Deputi Pencegahan , Pangarso Suryotomo, menyatakan bahwa PKD merupakan instrumen strategis untuk memetakan kekuatan desa. 

“Kami merangkul perguruan tinggi karena mereka, bersama pemerintah daerah, adalah pihak yang paling memahami kondisi nyata masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi ini, hasil evaluasi PKD akan menjadi acuan mahasiswa saat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Perguruan tinggi di bawah Aiptinakes juga didorong menjadi verifikator lapangan yang mencocokkan indikator ketangguhan desa dengan kondisi nyata.

Indikator ketangguhan desa diukur melalui tingkatan berjenjang, mulai dari Pratama yang fokus pada layanan dasar kebencanaan, hingga Madya yang menekankan kesiapan warga, manajemen risiko, pelatihan, dan mitigasi pascabencana. Pangarso menegaskan, status 'desa tangguh' bukan capaian instan, melainkan proses berkelanjutan. 

“Membentuk desa yang tangguh itu prosesnya panjang, tidak bisa instan dalam semalam. Kuncinya ada pada keberlanjutan (resilience),” katanya.

Gerakan mitigasi berbasis akademik ini didukung 32 perguruan tinggi kesehatan di bawah Aiptinakes Jatim. Ke depan, komunikasi intensif antara kampus, BPBD, dan pemangku kepentingan akan diperkuat untuk memastikan manajemen pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana berjalan optimal. 

Acara juga dihadiri Sekretaris BPBD Jatim, Andhika Nurrahmad Sudigda; Ketua Aiptinakes Jatim, Aries Wahyuningsih; serta perwakilan Program SIAP SIAGA Mambaus Su’ud. (aan/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO