Sedangkan Abdul Karim menekankan pentingnya regulasi dan transparansi anggaran agar organisasi kepemudaan tidak sekadar formalitas.
Sementara itu, Faizaturrohmah menambahkan perlunya peningkatan kapasitas melalui literasi digital, kewirausahaan, dan manajemen konflik.
Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan juga mendorong pelatihan kepemimpinan yang lebih interaktif dan berbasis simulasi kasus nyata.
“Pemimpin hebat lahir dari kemampuannya merangkul masyarakat, bukan hanya dari ruangan ber-AC,” kata Abah Wir, sapaan akrab Munawir Abdul Salam.










