Bahas Agenda Muktamar, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 Resmi Dibuka di Ponpes Ploso

Ketua Steering Committee (SC) sekaligus Katib 'Aam PBNU, KH. Ahmad Said Asrori, menegaskan bahwa Munas dan Konbes kali ini membawa misi penting yang melampaui urusan internal organisasi, termasuk merespons dinamika global yang penuh tantangan.

"Munas dan Konbes ini membahas masalah-masalah diniyah (keagamaan), menyangkut fadhilah, maulidiyah, hingga masalah organisasi serta rekomendasi program. Semua ini berhubungan erat dengan kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama di negara yang kita cintai ini," tutur KH. Ahmad Said Asrori.

Melalui forum ini, ia berharap NU dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemaslahatan luas. "Harapannya berjalan dengan baik, gembira, dan bahagia. Kegiatan ini ingin menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi warga NU, warga pesantren, dan seluruh rakyat Indonesia, terlebih saat ini dunia memang sedang tidak baik-baik saja," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris SC, Dr. KH. Amin Said Husni, M.A., memaparkan detail teknis mengenai peran strategis kedua forum ini. Meski berada satu level di bawah Muktamar, Munas dan Konbes memiliki fokus pembahasan dan kepesertaan yang berbeda.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: