Ringkasan Berita
- Nelayan bernama Ach. Yani (64) dari Pulau Mandangin, Sampang, yang dilaporkan hilang di laut berhasil ditemukan selamat di perairan Probolinggo pada 23 Juni 2026, sekitar pukul 06.00 WIB.
- Korban ditemukan dalam keadaan hidup oleh nelayan setempat, lalu dijemput oleh keluarganya setelah informasi penemuan diterima oleh BPBD Sampang.
- Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD Sampang, BPBD Jawa Timur, PMI, dan nelayan lokal dengan koordinasi lintas instansi dan penyisiran menggunakan perahu karet.
- Operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan selamat, dengan kondisi cuaca yang cerah selama pelaksanaan pencarian.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Seorang nelayan asal Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang yang sebelumnya dilaporkan hilang di laut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di perairan Probolinggo, Selasa (23/6/2026).
Korban diketahui bernama Ach. Yani (64), warga Dusun Barat, Pulau Mandangin. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh nelayan setempat saat berada di perairan Probolinggo.
"Korban ditemukan dalam keadaan hidup dan selanjutnya dibawa oleh nelayan yang menemukan ke rumahnya. Setelah informasi diterima, pihak keluarga langsung berangkat ke Probolinggo untuk menjemput korban," ujar Hozin.
Sebelumnya, BPBD Sampang menerima laporan terkait penemuan korban pada pukul 13.00 WIB. Ach. Yani merupakan nelayan yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Demongan, Desa Aengsareh, Kecamatan Sampang.
Menurut Hozin, selama proses pencarian, tim gabungan yang terdiri atas BPBD Sampang, Agisena BPBD Jawa Timur, PMI Sampang, dan nelayan setempat melakukan berbagai upaya pencarian, mulai dari koordinasi lintas instansi, asesmen lokasi, hingga penyisiran menggunakan perahu karet.
"Setelah korban ditemukan selamat, operasi SAR resmi ditutup. Kondisi cuaca selama pelaksanaan operasi terpantau cerah," kata Hozin.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan. (van)










