Dishub Kota Kediri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Mapan Expo, Ini Ruas Jalan yang Ditutup

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan Kediri Mapan Expo dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung pada Jumat (3/7/2026) hingga Sabtu (4/7/2026). Rekayasa lalu lintas diterapkan untuk memastikan seluruh agenda berjalan aman, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin menjelaskan, penutupan jalan akan diberlakukan secara situasional. Salah satu ruas yang akan ditutup selama kegiatan berlangsung ialah Jalan Basuki Rahmat.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Kombel Pol Duryat, Jalan Pemuda, maupun Jalan Joyoboyo agar perjalanan tetap lancar.

Selain mengatur kelancaran arus lalu lintas, Dinas Perhubungan juga menyiapkan kantong parkir bagi para pengunjung.

Area Titik Nol disediakan sebagai lokasi parkir utama dengan kapasitas sekitar 1.000 kendaraan dan diprioritaskan untuk sepeda motor, meski kendaraan roda empat tetap dapat memanfaatkan lokasi tersebut sesuai kapasitas yang tersedia.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak kepolisian untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar mobilitas masyarakat tetap terjaga selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Dishub bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyediakan toilet portabel yang ditempatkan di sejumlah titik, baik di kawasan Balai Kota maupun area sekitar lokasi kegiatan. Masyarakat juga diimbau memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

“Mohon maaf untuk masyarakat Kota Kediri apabila mengganggu kenyamanan berlalu lintas dan mohon kerja samanya kepada seluruh pihak agar peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat maupun pengunjung,” pesannya.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri ialah Jambore Nasional Vespa Small Frame.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan berbagai agenda yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta Vespa dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Kota Kediri.

Ketua Panitia, Agung, mengatakan kegiatan tersebut dikemas sebagai media promosi destinasi wisata dan ikon Kota Kediri kepada peserta dari luar daerah.

Rute riding dimulai dari kawasan Goa Selomangleng, kemudian melintasi Jalan Mastrip, Jalan Dr. Harjo, Jalan Veteran, Jalan Sudanco Supriyadi, Jembatan Baru, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan PK Bangsa, dan berakhir di Balai Kota Kediri. Jalur tersebut dipilih agar peserta dapat menikmati suasana Kota Kediri sekaligus mengenal sejumlah kawasan strategis yang menjadi daya tarik kota.

“Jambore ini adalah kegiatan riding bersama yang dijadwalkan berlangsung setelah waktu Maghrib atau sekitar pukul 18.00 WIB, menyesuaikan kondisi di lapangan. Peserta akan mengendarai vespa bersama dari venue utama di Goa Selomangleng menuju Balai Kota Kediri. Lokasi tersebut akan menjadi titik akhir perjalanan sekaligus checkpoint dan pusat kegiatan Festival Tahu yang juga merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Kediri,” terangnya.

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, panitia membatasi jumlah peserta riding maksimal 100 orang. Kuota tersebut diprioritaskan bagi perwakilan komunitas dan tamu dari luar daerah, di antaranya Bali, Pekalongan, Jakarta, hingga Bontang, Kalimantan.

Pendaftaran dibuka langsung di lokasi tanpa dipungut biaya, baik untuk komunitas maupun peserta perorangan. Masyarakat umum juga diperbolehkan mengikuti kegiatan tersebut selama menggunakan Vespa dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, jumlah pengunjung Jambore Nasional Vespa Small Frame diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang.

Selama kegiatan riding berlangsung, berbagai agenda di venue utama tetap berjalan sehingga pengunjung tetap dapat menikmati rangkaian acara, seperti kontes Vespa Small Frame yang menampilkan berbagai Vespa berangka kecil terbaik milik peserta dan kegiatan lainnya.

Selain Jambore Nasional Vespa Small Frame dan Kejuaraan Bola Voli Wali Kota Cup, rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga akan dimeriahkan dengan Pelatihan Desain Kostum Daur Ulang, Kediri Mapan Expo 2026, serta Lomba Olahan Tahu Takwa. (uji/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: