Ringkasan Berita
- Gubernur Jatim Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin meresmikan Karya Bakti Skala Besar TNI 2026 di Madura untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Program ini adalah bentuk sinergi lintas sektor dan gotong royong seluruh elemen bangsa.
- Program fisik mencakup pembangunan 33 jembatan, 52 sumur bor, 20 sekolah, renovasi 400 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) beserta MCK, serta 20 rumah ibadah dan 4 panti asuhan. Program sosial meliputi operasi katarak, khitan massal, donor darah, dan pemberian bantuan seperti kursi roda.
- Fokus utama adalah peningkatan hunian melalui renovasi RTLH, dengan realisasi sejak 2009 mencapai 154.399 unit. Tahun 2026 dialokasikan 1.700 unit RTLH di Jatim, dengan 377 unit khusus untuk Madura yang tersebar merata di empat kabupaten.
- Pelaksanaan karya bakti bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta memperkokoh ketahanan wilayah di Madura. Pangdam menegaskan ini adalah wujud nyata pengabdian TNI untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin resmi memulai pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar TNI di Wilayah Madura Tahun 2026.
Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat Tahun 2026 di Alun-Alun Kabupaten Bangkalan, Senin (6/7/2026).
Program tersebut digagas sebagai bentuk sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Madura.
Gubernur Khofifah mengapresiasi Pangdam V/Brawijaya beserta seluruh jajaran yang terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
BACA JUGA:Jatim Park 1 Punya Wahana Baru Mega Science Center, Wali Kota Batu dan Gubernur Jatim Beri Apresiasi
Halaman:










